Skip to content

Archive

Archive for Desember, 2009

Tepat seminggu (24/12/09)yang lalu adik saya yang paling bontot menerima “Laporan Hasil Belajar Peserta Didik SMA” yang lebih kita kenal dengan raport.  Saya menjadi wali dari adikku yang menggantikan orang tua yang tidak memungkin bisa hadir dalam mengambil raport siswa.

Adikku bersekolah di SMA Negeri 3 Kota Bekasi yang terletak di kawasan Galaxy Bekasi Barat yang tidak jauh dari MM (Metropolitan Mall).  SMA Negeri 3 Kota Bekasi seperti halnya seperti sekolah-sekolah negeri lainnya jadi teringat dengan sekolahku dulu di SMA Negeri 3 Kota Palembang gak jauh-jauh beda.

Saat berada dilokasi sekolah para orang tua dan wali telah antri untuk mengambilkan raport untuk anak maupun saudaranya yang bersekolah, pada saat itu hanya kelas 10.6 aja yang menerima raport sehingga tidak begitu ramai situasi disekolah hanya sebagian orang tua/wali, guru dan siswa yang ada disekolah. Pada saat mendapatkan giliran mengambil raport ditanya oleh guru BK (Bimbingan dan Konseling) ditanya seputar kehidupan dirumah, nilai mata pelajaran dan absensi, dan alhamdulillah nilai adikku lumayan diatas nilai standar (sedangkan nilai standar adalah angka 7), ada beberapa nilai yang kurang standar yaitu Matematika dan Fisikia.

Saya sangat terkejut ketika melihat hasil raport atau “Hasil Laporan Belajar Peserta Didik Sekolah Menengah Atas” ada penilaian antara Mata Pelajaran dengan Ketercapaian Kompetensi sehingga saya menilai bahwa penilaian sangat objecktif sekali, dicontohkan Mata Pelajaran Pendidikan Agama = lancar dan benar membaca Al-Qur’an dan mengaplikasikan ibadah, Fisika = konsep besaran fisika, pengukuran dan konsep kinematika dan dinamika benda titik belum dikuasai, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)= mampu mengoperasikan sistem windows dan program aplikasi yang lebih rumit.

Bagi saya penilai ini sangat objecktif sekali, mengapa??? karena sedemikian rupa setiap siswa dinilai per mata pelajaran dan hal apa yang dikuasai dan apa yang perlu dipelajari lebih lanjut dan bisa sebagai bahan evaluasi bagi orang tua untuk mengetahui sejauh mana anaknya bisa memahami pelajaran yang diajarkan disekolah sehingga dirumah bisa dibimbing oleh orang tua maupun walinya.

Tidak halnya seperti sekolah saya dahulu di Palembang yang tidak ada penilaian kompetensi siswa sedemikian detilnya untuk diperhatikan oleh Orang Tua dan bahkan kami dahulu dengan leluasa bisa bolos sekolah tanpa tertera absen di raport. sebuah kemajuan pendidikan di kota Bekasi dalam menerapkan aspek psikologi didalam sekolah dan mengikut sertakan orang tua dalam mencerdaskan anak didik siswa.

Ini tidak lepas dari perhatian pemerintah kota Bekasi dalam memperhatikan pendidikan, pendidikan adalah sebuah alat untuk mencerdaskan bangsa bahkan bisa mengatasi segala kesulitasn ekonomi, sosial dan lain sebagainya yang dialami wilayah bangsa Indonesia, sering memperhatikan waliktota Kota Bekasi Pak Mochtar Mohammad yang ramah dan begitu loyal ke sekolah SMKN 1 Kota Bekasi yang kebetulan tepat di depan rumah Orang Tua saya. sehingga berfikir pemerintah sangat peduli dengan pendidikan di Kota Bekasi.

Bila belum mempunyai koleksi lagu-lagu PII, tetapi bingung mo download dimana? kini telah ada lagu-lagu PII yang siap di download di : http://pelajar-islam.or.id/download

Dahulu kala telah pernah di upload di IndoUpload, Indowebster dll cuma karena web IndoUpload tidak berfungsi dan di Indowebster entah filenya dimana, dan banyak juga yang menanyakan dimana tempat download lagu-lagu PII, akhirnya saya upload ke Internet melalui media Ziddu!

kenapa harus Ziddu? karena ziddu tempat aman mengupload file-file tanpa batas alias unlimited dengan berbagai format bahkan bisa mendengarkan lagu-lagu mp3 langsung di web ziddu.

Ada pertanyaan kenapa tidak upload di situs lokal yang support IIX kenapa harus IX (pada gak ngerti yah), yah karena sampai saat ini belum terlalu mempercayai situs lokal yg IIX karena sering down and maintenance.

so, Okelah kalau begitu. setelah berhari-hari upload file lagu-lagu PII satu persatu akhirnya selesai juga, selamat mendownload di:

http://pelajar-islam.or.id/download

Adapun cara bermain permainan Tangga Anak Shaleh, sebagai berikut :

di baca dulu bukunya sampai habis, kemudian mulai coba bermain

PERTAMA

  1. Bentangkan papan bermain
  2. Awali dengan basmallah
  3. Tempatkan biji saksi (pion)
    Tiap pemain punya 6 biji saksi (bis)
    3 bis merah di dosa
    3 bis hijau di pahala
    di tempatkan di terminal

    terminal artinya start, futrah manusia, posisi zero
    ini terjemahan dari q.s Asy Syam “tiap jiwa Di ilhamkan jalan kebaikan dan jalan keburukan mau pilih yang mana?”

  4. Ambil kartu, keluarkan kartu pbi = 3 buah, dbi= 4buah, pb 2 = 12 buah
  5. Masukkan kembali kartu kartu tersebut satu persatu secara acak di atas, bawah, tengah, dst
  6. Kemudian kartu sedikit di acak ( sebaiknya tidak di kocok, mirip main kartu joker pula nanti :) )
  7. Tentukan melalui musyawarah siapa yang pertama mengambil kartu
  8. Pemain yang mencabut kartu boleh mengambil secara acak
  9. Baca kartu yang di dapat apakah P, Pb, d, db dst
  10. Misal dapat berbuat baik kepada kedua ortu dan nilainya PB, maka BIS Pb maju satu langkah ke atas dapat db maka mundur satu langkah dapat d mundur ke kiri dapat p maju ke kanan
  11. Setelah itu lihat di kartu di bawah jenis amalan (Q.S Al ISraa’ 23) “Maka di bukakanlah Al Qur’an surah Al Isra’ 23 bila ada ustadz atau guru bisa menjelaskan makna ayat tersebut dan di sharing kalau tidak bawa Al Qur’an ada tulisan ” dalil no 19 ” artinya lihat terjemahan ayat ayat Al Qur’an hal 16 – 28) di nomor 19, di baca, dimaknai di hafalkan :)
  12. Begitu selanjutnya pemain sebelah kanan melanjutkan cabut kartu
  13. Apabila mendapat kartu DBI maka BIS langsung ke pintu neraka
    selain itu bis P, Pb kembali ke terminal maksudnya apabila berbuat syirik menggugurkan pahala selain itu pemain yang mendapat kartu DBI apabila di putaran berikut dapat kartu p, Pb juga tidak bisa bergerak kenapa? karena masih berbuat syirik,harus tobat dahulu atau dapat kartu PB 2
  14. Apabila dapat kartu Pb 2 maka bis pb maju 1 langkah dan seluruh bis d, db, dbi kembali ke terminal
    arti pb 2 satu amalan ( tobat) 2 nilai pahala besar bertambah dan semua dosa di ampuni
  15. Apabila dapat PBi maka bis pbi langsung ke surga dan bis p dan pb juga masuk dan d, db ke terminal ( kecuali posisi dbi maka pbi tidak berlaku)
  16. Apabila ada pemain yang dapat pbi, maka pemain tersebut di beri tugas menghapal salah satu ayat Al Qur’an dan hadits dan bila hafal maka di beri hadiah oleh guru/orangtua pemain yang lain terus melanjutkan sampai selesai
  17. Permainan berakhir apabila kartu sudah habis atau 3 pemain sudah dapat PBI
  18. Setelah kartu habis maka masuklah ke yaumil hisab hari perhitungan

pahala di kurangi dosa
pemenang adalah yang dapat pbi dan pahalanya lebih banyak dari dosa

(hal 35-36)

notes : kartu boleh di kurangi sesuai dengan kebutuhan ( hal 34)

Yang penting terus ajak bermain, siapapun akan merasakan manfaatnya

Tadi baru dapat info dari Lia Esha via chat Facebook mengenai meninggalnya kk coak, terus ku langsung membuka mIRC join di server Allnetwork channel #palembang dan #palembangcyber.

Ternyata benar bahwa Kecoak telah tutup usia (Meninggal) di topic #Palembangcyber tertulis huruf merah dengan background hitam

Semua staff dan crew Palembangcyber mengucapkan turut BErbela sungkawa atas Meninggalnya Sahabat kita BErnama Izi achmad Aka KEcoak aKA Anaknakal semoga KEluarga yg ditingggalkan diberikan ketabahan

Kecoak adalah nickname dari Izi Achmad di mIRC dan dikenal humoris dan aneh, mempunyai warnet di Bukit Besar tidak jauh dari warnet DJNet 3.0 persis didepan Polycom (masih ada gak yah polycom). Meninggalnya sih katanya karena paru-paru basah.

semoga amal beliau diterima disisinya, walau dulu kami sering ribut cuma gara-gara masalah kecil termasuk via chatting.

Tangga Anak ShalehButuh sebuah permainan untuk anak anda yang educatif dan mengajarkan tentang mengenal Islam, Tangga Anak Shaleh solusinya.

Apa itu T.A.S ?

Tangga Anak Shaleh adalah suatu media dakwah da pendidikan yang menerapkan pola bermain sambil belajar dan berdakwah.

Melalui T.A.S kita bisa menyampaikan materi-materi aqidah, akhlaq, pokok-pokok ibadah, kehidupan akhirat, surga dan neraka, adanya Yaumil Hisab dan sebagainya dalam waktu + 30 menit permainan.
Selain mengenalkan, memahami, kita juga dapat menggunakan T.A.S sebagai media untuk menghapal 100 ayat Al-Quran dan Hadits Rasulullah.

Kenapa Harus T.A.S ?

Karena pola pendidikan dan permainan yang diterapkan di dalam T.A.S dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengajarkan nilai-nilai agama yang kian hari kuantitas jam pelajaran di sekolah-sekolah umum semakin berkurang dan tidak seimbang dengan pendidikan yang diterima di pesantren ataupun madrasah.
Apalagi Fenomena yang terjadi saat ini terdapat GHAWZUL FIKRI, sebagai skenario penghancuran pemikiran dan lifestile generasi muda Islam yang menciptakan degradasi moral melalui berbagai macam cara.
Maka dari itu metode dakwah secara lisan yang digunakan untuk memahami agama dengan baik dan benar akan lebih maksimal apabila didukung metode alternatif lain.
Untuk itulah dipandang perlu menciptakan metode-metode baru dalam meningkatkan kualitas dakwah dan pendidikan sebagai benteng dan filter bagi segala bentuk DEGRADASI Moral. Insya Allah Metode permainan T.A.S ini mampu menjawabnya.

Untuk Siapa T.A.S

Dalam proses penciptaannya T.A.S memiliki 7 kelompok berfikir / 7 dimensi sudut pandang yaitu :

1.. Dimensi Awam (T.A.S hanya merupakan Seni Lukisan)
2.. Dimensi Anak Sekolah (T.A.S merupakan Alat Bermain)
3.. Dimensi Ahli Dakwah (T.A.S merupakan media canggih untuk berdakwah)
4.. Dimensi Ahli Aqidah (T.A.S adalah peta menuju Surga & Neraka)
5.. Dimensi Ahli Pendidik (T.A.S merupakan Pesantren Super Kilat)
6.. Dimensi Ahli Tasawwuf (T.A.S Merupakan Teropong Alam Ghaib)
7.. Dimensi Preman Bandit (T.A.S Guru yang serasi bagi Preman & Bandit)

KOMENTAR :

a.. Permainan T.A.S cukup kreatif membangun komunikasi antara anak dan orang tua dalam mengenal, mempelajari dan memahami Islam bersama (Ust. Jefri A. Bukhori)
b.. Media T.A.S merupakan metode dakwah yang insya Allah akan efektif bagi proses pembentukan kepribadian anak yang memiliki keseimbangan Emosional, Spiritual, dan Intelektual menuju Ummatan Washatan (K.H. Hussein Umar – Ketum Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Pusat)
c.. Media T.A.S ini membuat suasana belajar menyenangkan anak-anak didik lebih cepat memahami materi yang disampaikan (Ibu Syarifah – Guru SDN Menteng 02 Jakarta Pusat)
d.. BISMILLAH “Permainan luasa biasa !… melatih dan mengajarkan anak-anak sejak dini mengenal tauhid. (Aghil Abdullah – Trainer Sang Surya Lifeschool).
e.. T.A.S membuat kita lebih jernih memahami makna hidup, memotivasi kita untuk menjadi insan yang ihsan. Apakah kita tetap akan beribadah apabila tidak ada surga & neraka?? (Farida Aini – Aktifis Mahasiswi USU)
f.. Tangga Anak Shalehnya bagus dech. Wadiah bisa tahu ayat Al-Quran dan Hadits sambil bermain. Mai T.A.S yuk kak. (Wadiah – Kelas 2 SD Alam Bogor).

Permainan ini mirip dengan Ular Tangga ataupun monopoli yang terdiri dari kartu2 Amal dan Dosa, Papan Kertas serta Pion2nya. Harganya hanya Rp. 35 Ribu (belum termasuk Ongkos Kirim), pesan sekarang juga dengan mengirim sms ke 0857 10 222 165

Dalam menghadapi tahun baru hijriyah atau bulan Muharram, sebagian kaum muslimin salah dalam menyikapinya. Bila tahun baru Masehi disambut begitu megah dan meriah, maka mengapa kita selaku umat Islam tidak menyambut tahun baru Islam semeriah tahun baru masehi dengan perayaan atau pun amalan?

Satu hal yang mesti diingat bahwa sudah semestinya kita mencukupkan diri dengan ajaran Nabi dan para sahabatnya. Jika mereka tidak melakukan amalan tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriyah, maka sudah seharusnya kita pun mengikuti mereka dalam hal ini. Bukankah para ulama Ahlus Sunnah seringkali menguatarakan sebuah kalimat,

لَوْ كَانَ خَيرْاً لَسَبَقُوْنَا إِلَيْهِ

“Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita melakukannya.”[9] Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat. Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bid’ah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya.[10]

Sejauh yang kami tahu, tidak ada amalan tertentu yang dikhususkan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dan kadang amalan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dalam menyambut tahun baru Hijriyah adalah amalan yang tidak ada tuntunannya karena sama sekali tidak berdasarkan dalil atau jika ada dalil, dalilnya pun lemah.

Amalan Keliru dalam Menyambut Awal Tahun Hijriyah

Amalan Pertama: Do’a awal dan akhir tahun

Amalan seperti ini sebenarnya tidak ada tuntunannya sama sekali. Amalan ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, tabi’in dan ulama-ulama besar lainnya. Amalan ini juga tidak kita temui pada kitab-kitab hadits atau musnad. Bahkan amalan do’a ini hanyalah karangan para ahli ibadah yang tidak mengerti hadits.

Yang lebih parah lagi, fadhilah atau keutamaan do’a ini sebenarnya tidak berasal dari wahyu sama sekali, bahkan yang membuat-buat hadits tersebut telah berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya.
Jadi mana mungkin amalan seperti ini diamalkan.[11]

Amalan kedua: Puasa awal dan akhir tahun

Sebagian orang ada yang mengkhsuskan puasa dalam di akhir bulan Dzulhijah dan awal tahun Hijriyah. Inilah puasa yang dikenal dengan puasa awal dan akhir tahun. Dalil yang digunakan adalah berikut ini.

مَنْ صَامَ آخِرَ يَوْمٍ مِنْ ذِي الحِجَّةِ ، وَأَوَّلِ يَوْمٍ مِنَ المُحَرَّمِ فَقَدْ خَتَمَ السَّنَةَ المَاضِيَةَ بِصَوْمٍ ، وَافْتَتَحَ السَّنَةُ المُسْتَقْبِلَةُ بِصَوْمٍ ، جَعَلَ اللهُ لَهُ كَفَارَةٌ خَمْسِيْنَ سَنَةً

“Barang siapa yang berpuasa sehari pada akhir dari bulan Dzuhijjah dan puasa sehari pada awal dari bulan Muharrom, maka ia sungguh-sungguh telah menutup tahun yang lalu dengan puasa dan membuka tahun yang akan datang dengan puasa. Dan Allah ta’ala menjadikan kaffarot/tertutup dosanya selama 50 tahun.”

Lalu bagaimana penilaian ulama pakar hadits mengenai riwayat di atas:

1. Adz Dzahabi dalam Tartib Al Mawdhu’at (181) mengatakan bahwa Al Juwaibari dan gurunya –Wahb bin Wahb- yang meriwayatkan hadits ini termasuk pemalsu hadits.
2. Asy Syaukani dalam Al Fawa-id Al Majmu’ah (96) mengatan bahwa ada dua perowi yang pendusta yang meriwayatkan hadits ini.
3. Ibnul Jauzi dalam Mawdhu’at (2/566) mengatakan bahwa Al Juwaibari dan Wahb yang meriwayatkan hadits ini adalah seorang pendusta dan pemalsu hadits.[12]

Kesimpulannya hadits yang menceritakan keutamaan puasa awal dan akhir tahun adalah hadits yang lemah yang tidak bisa dijadikan dalil dalam amalan. Sehingga tidak perlu mengkhususkan puasa pada awal dan akhir tahun karena haditsnya jelas-jelas lemah.

Amalan Ketiga: Memeriahkan Tahun Baru Hijriyah

Merayakan tahun baru hijriyah dengan pesta kembang api, mengkhususkan dzikir jama’i, mengkhususkan shalat tasbih, mengkhususkan pengajian tertentu dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah, menyalakan lilin, atau membuat pesta makan, jelas adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya. Karena penyambutan tahun hijriyah semacam ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, para sahabat lainnya, para tabi’in dan para ulama sesudahnya. Yang memeriahkan tahun baru hijriyah sebenarnya hanya ingin menandingi tahun baru masehi yang dirayakan oleh Nashrani. Padahal perbuatan semacam ini jelas-jelas telah menyerupai mereka (orang kafir). Secara gamblang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”[13]

Penutup

Menyambut tahun baru hijriyah bukanlah dengan memperingatinya dan memeriahkannya. Namun yang harus kita ingat adalah dengan bertambahnya waktu, maka semakin dekat pula kematian.

Sungguh hidup di dunia hanyalah sesaat dan semakin bertambahnya waktu kematian pun semakin dekat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا لِى وَمَا لِلدُّنْيَا مَا أَنَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا

“Aku tidaklah mencintai dunia dan tidak pula mengharap-harap darinya. Adapun aku tinggal di dunia tidak lain seperti pengendara yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu meninggalkannya.”

[14]

Hasan Al Bashri mengatakan, “Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanya memiliki beberapa hari. Tatkala satu hari hilang, akan hilang pula sebagian darimu.”[15]

Semoga Allah memberi kekuatan di tengah keterasingan. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

cuplikan artikel dari Rumaysho.com pada link: http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/2829-kekeliruan-dalam-menyambut-awal-tahun-baru-hijriyah.html. Silakan lihat selengkapnya pada link tersebut.

Mungkin sebagian dari teman-teman sudah mengikuti Program PayPal WishList untuk mendapatkan bonus penghasilan dollar hingga $100.

Nah, bagi teman-teman yang belum mengikuti, kesempatan masih terbuka karena program Paypal WishList ini berlangsung sejak tanggal 16 November 2009 s.d 31 Desember 2009 untuk mendapatkan maksimal hingga $100 dari program PayPal WishList.

Untuk memulai Program WishList berikut caranya :

1. Anda login facebook!

2. Klik aplikasi facebook Program paypal WishList berikut : http://apps.facebook.com/paypalwishlist/?ppref=747493109&ref=mf

3. Setelah muncul Klik “Allow” atau “Izinkan”

4. Di sidebar kiri klik untuk memasukan alamat email Anda yang terdaftar di paypal dan sudah diverifikasi. Belum daftar PayPal? silakan tuju halaman ini https://www.paypal.com/

5. Buat WishList Anda dengan menekan tombol “Create New WishList” yang berwarna orange lalu pilih produk yang Anda inginkan.

6. Save dan Share WishList Anda dengan menekan tombol “Save & Share This WishList” tunggu sebentar dan masukkan komentar pada kotak dialog yang tersedia untuk merekomendasikan pada teman-teman facebook Anda lalu klik PUBLISH.

7. Selesai!

Selamat berusaha dan semoga dapat $100 nya ya, amien!

PS: keterangan lebih lanjut tentang TOS resmi dari program PayPal WishList ini silakan baca pada aplikasi facebook PayPal WishList di halaman TERM & CONDITIONS.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Bertempat di depan Gedung Agung Yogyakarta, sebanyak 20-an orang yang tergabung dalam Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia, Jumat (11/12) sore, berunjuk rasa menolak ujian nasional. Mereka menilai ujian nasional tidak mewakili kultur dan kearifan lokal yang berbeda satu dengan daerah lain.

Selain orasi, pengunjuk rasa sempat membentangkan sejumlah poster antara lain berbunyi “Serahkan kelulusan ke sekolah bukan lewat UN (ujian nasional)”, “Pelajar bergerak tolak UN”, dan “Pelajar cerdas tolak UN sekarang”.

Menurut pengunjuk rasa adalah sebuah kesalahan besar apabila mengukur keberhasilan pendidikan dengan UN. Ada sejumlah alasan, antara lain fungsi lembaga pendidikan menjadi sekadar lembaga khursus. Bahkan menjelang pelaksanaan UN, fenomena lembaga kursus menjadi lebih berarti dibanding institusi sekolah karena mereka bisa memandu siswa mengerjakan soal dengan cara cepat, bukan berdasar pemahaman.

UN juga dianggap membunuh potensi pelajar yang sesungguhnya. Jika UN tetap diselenggarakan maka kelulusan siswa hanya dipandang dari kemampuan kognitif yang dilakukan sesaat. UN juga dinilai sebagai bentuk pembodohan secara sistematik karena kemampuan mereka belajar tiga tahun hanya diukur dari keberhasilan mengerjakan soal selama tiga hari.

UN, menurut Pelajar Islam Indonesia (PII) juga berpotensi menjadi ladang korupsi bagi semua institusi, mencetak pelajar menjadi pembohong, serta tidak menunjukkan karakter pendidikan Indonesia itu sendiri. “Jika memang nilai kelulusan distandardisasi, maka setelah lulus harus ada jaminan dari pemerintah bahwa mereka tidak akan menganggur,” ujar Haris Kintoko, salah satu peserta aksi.

Fajar, peserta aksi yang lain berpendapat dana yang dikucurkan buat penyelenggaraan UN sebaiknya dialihkan untuk pemerataan pendidikan. Karena selama ini masih banyak gedung sekolah di daerah terpencil yang tidak layak untuk ditempati. Melihat fenomena ini, menurut Fajar apa layak jika siswa di tempat terpencil disamakan dengan siswa diperkotaan dengan sebuah standar kelulusan yang bernama UN.

“Saya kira akan lebih solutif apabila dana yang dipakai UN dimanfaatkan untuk pemerataan pendidikan. Ini jelas lebih bermanfaat,” ujarnya. Karena itu, PII mengeluarkan lima tuntutan, antara lain pemerintah harus mematuhi putusan Mahkamah Agung untuk tidak menyelenggarakan UN serta hilangkan diskriminasi di sekolah.

Link Terkait

http://pelajar-islam.or.id/virtual.pii/info/pii-tolak-pelaksanaan-un-2.html
http://edukasi.kompas.com/read/xml/2009/12/11/18231280/pii.tolak.pelaksanaan.un

bodoh

By Mario Teguh

Salam Super…

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang
bodoh.

Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya..

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang
bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group)..
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian
menjadi kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh..
Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh…

Diamanakah posisi anda saat ini…
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang….

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi…

Stay Super……